Real Madrid memasuki musim 2026/2027 dengan wajah baru di sektor pertahanan. Setelah dua musim terakhir berjalan kurang memuaskan dan berakhir tanpa trofi besar, Jose Mourinho kini mendapatkan tugas penting untuk membangun kembali fondasi Los Blancos, terutama di lini belakang.

Dalam dua musim terakhir, Real Madrid telah melakukan cukup banyak perubahan pada sektor pertahanan. Enam pemain baru didatangkan, yakni Trent Alexander-Arnold, Dean Huijsen, Alvaro Carreras, Marc Cucurella, Ibrahima Konate, dan Denzel Dumfries.

Namun, banyaknya pemain baru tidak otomatis membuat persoalan pertahanan selesai. Cedera sejumlah pemain membuat Mourinho belum bisa menurunkan komposisi terbaik secara konsisten. Karena itu, sang pelatih harus menemukan formula paling ideal sebelum kompetisi berjalan semakin padat.

Untuk pertandingan-pertandingan awal musim, komposisi yang paling masuk akal adalah Trent Alexander-Arnold di kanan, duet Ibrahima Konate dan Dean Huijsen di tengah, serta Marc Cucurella di sisi kiri.

Kombinasi tersebut menawarkan perpaduan antara kreativitas, pengalaman, kekuatan fisik, agresivitas, dan kemampuan membangun serangan dari belakang.

Trent Alexander-Arnold di Sisi Kanan

Trent Alexander-Arnold berpeluang besar menjadi pilihan utama Mourinho di posisi bek kanan.

Pemain asal Inggris tersebut memang mempunyai karakter yang berbeda dibandingkan bek kanan tradisional. Trent tidak hanya bertugas menjaga area pertahanan, tetapi juga memiliki kemampuan luar biasa ketika membantu serangan.

Umpan silang, distribusi bola jarak jauh, visi permainan, serta kemampuan menciptakan peluang menjadi keunggulan utama Trent.

Pada musim debutnya bersama Real Madrid, performanya juga menunjukkan perkembangan positif. Ia menutup musim dengan lima assist dan memberikan kontribusi penting dalam proses membangun serangan.

Mourinho tentu menyadari kemampuan tersebut.

Karena itu, Trent kemungkinan besar akan tetap menjadi salah satu pemain utama di sektor kanan.

Namun, kedatangan Denzel Dumfries membuat Mourinho mempunyai alternatif yang sangat menarik.

Dumfries Menjadi Alternatif

Denzel Dumfries mempunyai karakter berbeda dari Trent.

Jika Trent lebih menonjol dalam hal kreativitas dan distribusi bola, Dumfries menawarkan kekuatan fisik, agresivitas, kecepatan, serta kemampuan bertahan yang lebih kuat.

Ketika Real Madrid menghadapi lawan yang mempunyai winger berbahaya, Mourinho bisa saja memilih Dumfries untuk menjaga keseimbangan pertahanan.

Namun, untuk pertandingan pembuka musim, Trent dinilai mempunyai keunggulan karena kemampuannya membantu Madrid mengontrol permainan dari sisi kanan.

Trent juga dapat bergerak lebih ke tengah ketika Madrid menguasai bola.

Dengan demikian, ia bukan hanya menjadi bek kanan, tetapi juga bisa berfungsi sebagai pemain tambahan di lini tengah.

Dean Huijsen Jadi Pilihan Utama

Di posisi bek tengah, Dean Huijsen menjadi salah satu pemain yang mendapatkan kepercayaan besar dari Mourinho.

Pemain muda tersebut menunjukkan perkembangan positif selama pramusim.

Dalam dua pertandingan ketika Huijsen menjadi starter, Real Madrid berhasil mencatat dua clean sheet.

Ia juga berhasil mencetak gol ketika menghadapi Schalke.

Catatan tersebut menjadi modal penting bagi Huijsen untuk mendapatkan tempat di tim utama.

Huijsen mempunyai kemampuan membaca permainan yang baik.

Ia juga mampu membantu membangun serangan dari lini belakang.

Dengan postur tubuhnya, ia bisa memberikan kekuatan tambahan ketika menghadapi bola-bola udara.

Ibrahima Konate Menjadi Partner Huijsen

Jika Huijsen menjadi salah satu pilihan utama, Ibrahima Konate kemungkinan besar akan menjadi pasangannya.

Bek asal Prancis tersebut menawarkan pengalaman dan kekuatan fisik yang sangat dibutuhkan Real Madrid.

Konate juga terbiasa bermain dalam pertandingan dengan tekanan tinggi.

Kombinasi Konate dan Huijsen menarik karena keduanya memiliki karakter yang saling melengkapi.

Huijsen dapat membantu membangun serangan dari belakang, sedangkan Konate memberikan kekuatan dalam duel fisik dan pertahanan satu lawan satu.

Jika keduanya mampu membangun komunikasi yang baik, duet tersebut berpotensi menjadi fondasi baru pertahanan Real Madrid.

Cedera Membatasi Pilihan Mourinho

Masalah utama Mourinho saat ini adalah kondisi beberapa pemain belakang yang belum sepenuhnya pulih.

Raul Asencio dan Eder Militao masih menjalani proses pemulihan cedera.

Kondisi tersebut membuat Mourinho tidak mempunyai terlalu banyak pilihan di pusat pertahanan.

Situasi ini secara otomatis meningkatkan tanggung jawab kepada Huijsen dan Konate.

Keduanya harus mampu menjaga kebugaran karena jadwal kompetisi akan semakin padat.

Jika salah satu dari mereka mengalami masalah, Mourinho bisa kembali menghadapi persoalan kedalaman skuad.

Marc Cucurella Mengisi Bek Kiri

Di posisi bek kiri, Marc Cucurella diperkirakan menjadi pilihan utama pada awal musim.

Cucurella datang dengan modal performa yang cukup meyakinkan.

Ia juga mempunyai pengalaman bermain di level tertinggi.

Energi dan agresivitas menjadi dua karakter utama yang membuatnya cocok dengan kebutuhan Mourinho.

Di sisi kiri, Cucurella bisa memberikan keseimbangan terhadap Trent di kanan.

Jika Trent lebih banyak membantu proses kreativitas, Cucurella dapat memberikan intensitas melalui pergerakan dan tekanan dari sisi kiri.

Mengapa Bukan Alvaro Carreras?

Alvaro Carreras tetap memiliki peluang untuk berkembang.

Namun, untuk pertandingan-pertandingan awal, Cucurella dinilai lebih siap.

Carreras mengalami periode yang cukup sulit pada musim sebelumnya sehingga membutuhkan waktu untuk mengembalikan kepercayaan diri dan konsistensinya.

Mourinho tidak perlu terburu-buru.

Carreras bisa menjadi pemain rotasi dan mendapatkan menit bermain secara bertahap.

Jika performanya dalam latihan terus meningkat, peluangnya untuk merebut posisi utama akan semakin besar.

Ferland Mendy Masih Absen

Salah satu alasan Cucurella menjadi sangat penting adalah kondisi Ferland Mendy.

Bek asal Prancis tersebut mengalami cedera hamstring dan harus menjalani operasi.

Absennya Mendy membuat Mourinho kehilangan salah satu opsi berpengalaman di sektor kiri.

Situasi ini membuat Cucurella menjadi pemain yang sangat penting pada fase awal musim.

Mourinho harus menjaga kondisinya agar tetap fit.

Jika Cucurella mengalami cedera, kedalaman sektor kiri kembali menjadi persoalan.

Fondasi Pertahanan Baru

Jika melihat komposisi tersebut, Real Madrid sebenarnya telah mengalami perubahan besar dalam dua musim terakhir.

Enam pemain baru telah didatangkan untuk memperkuat pertahanan.

Namun, Mourinho belum bisa langsung mendapatkan stabilitas yang diinginkan.

Pergantian pemain membutuhkan proses adaptasi.

Para pemain baru harus memahami sistem permainan.

Mereka juga harus membangun komunikasi.

Dan yang paling penting, mereka harus terbiasa dengan tuntutan bermain untuk Real Madrid.

Mourinho Harus Menemukan Keseimbangan

Tantangan Mourinho bukan sekadar memilih empat pemain terbaik.

Ia harus menemukan kombinasi yang paling seimbang.

Jika menggunakan Trent, misalnya, Madrid mendapatkan kreativitas besar dari sisi kanan.

Namun, Mourinho harus memastikan ada pemain lain yang bisa menutup ruang ketika Trent bergerak ke depan atau masuk ke area tengah.

Di sisi kiri, Cucurella bisa memberikan energi tambahan.

Sementara itu, Konate dan Huijsen harus memastikan pusat pertahanan tetap aman.

Kreativitas Trent Bisa Menjadi Senjata

Peran Trent menjadi salah satu hal paling menarik dalam formasi ini.

Mourinho sebelumnya juga disebut menyiapkan peran baru untuk Trent di Real Madrid.

Kemampuannya mengirim bola dari area dalam bisa membantu Madrid melewati pressing lawan.

Ketika Trent bergerak ke tengah, Dumfries bisa menjadi alternatif di sisi kanan jika Mourinho membutuhkan pendekatan yang lebih defensif.

Artinya, Madrid memiliki fleksibilitas taktik yang cukup besar.

Duet Konate-Huijsen Harus Cepat Menyatu

Di tengah, komunikasi akan menjadi faktor penting.

Huijsen masih tergolong muda.

Konate mempunyai pengalaman lebih banyak, tetapi tetap membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.

Mereka harus memahami karakter masing-masing.

Siapa yang maju menekan?

Siapa yang menjaga kedalaman?

Siapa yang menutup ruang ketika bek sayap bergerak ke depan?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut harus segera mendapatkan jawaban.

Semakin cepat duet tersebut menyatu, semakin kuat pula fondasi pertahanan Madrid.

Cucurella Memberikan Intensitas

Di sebelah kiri, Cucurella dapat menjadi pemain yang agresif ketika melakukan pressing.

Ia mempunyai energi untuk naik turun sepanjang pertandingan.

Hal tersebut bisa membantu Madrid melakukan tekanan dari sisi lapangan.

Namun, Cucurella juga harus berhati-hati agar tidak terlalu sering meninggalkan ruang di belakang.

Mourinho kemungkinan akan memberikan instruksi yang cukup spesifik mengenai kapan harus maju dan kapan harus bertahan.

Madrid Tidak Boleh Mengulangi Kesalahan

Dua musim tanpa trofi besar menjadi peringatan bagi Real Madrid.

Pertahanan merupakan salah satu aspek yang harus segera dibenahi.

Tim sebesar Madrid tidak bisa hanya mengandalkan kualitas pemain depan untuk memenangkan pertandingan.

Ketika menghadapi pertandingan besar, struktur pertahanan menjadi sangat menentukan.

Satu kesalahan kecil bisa membuat seluruh rencana pertandingan berantakan.

Karena itu, Mourinho harus memastikan lini belakang bekerja sebagai satu unit.

Kedalaman Skuad Masih Menjadi PR

Meskipun memiliki banyak pemain baru, kedalaman skuad belum sepenuhnya ideal.

Cedera Asencio, Militao, dan Mendy menunjukkan bahwa Madrid masih rentan ketika kehilangan beberapa pemain sekaligus.

Mourinho harus memastikan pemain pelapis siap kapan pun dibutuhkan.

Carreras harus terus berkembang.

Dumfries harus siap ketika mendapat kesempatan.

Begitu pula dengan pemain muda yang berada di belakang Huijsen dan Konate.

Musim Panjang Membutuhkan Rotasi

Musim 2026/2027 akan menghadirkan jadwal yang sangat padat.

Madrid harus bermain di La Liga dan kompetisi Eropa.

Jika melaju jauh di Liga Champions, jumlah pertandingan akan semakin banyak.

Karena itu, Mourinho tidak mungkin mengandalkan empat pemain yang sama sepanjang musim.

Rotasi akan menjadi kebutuhan.

Di sinilah kedalaman skuad akan diuji.

Pertandingan Pembuka Menjadi Ujian

Real Madrid dijadwalkan menghadapi Espanyol dalam pertandingan pembuka La Liga pada 23 Agustus 2026.

Laga tersebut akan menjadi ujian pertama bagi komposisi pertahanan baru.

Mourinho tentu ingin melihat apakah kombinasi yang dipilih mampu menjalankan instruksinya dengan baik.

Clean sheet akan menjadi hasil yang sangat positif.

Namun, yang lebih penting adalah melihat bagaimana lini belakang merespons tekanan lawan.

Komposisi yang Paling Ideal

Jika seluruh pemain tersedia dalam kondisi terbaik, Mourinho mempunyai beberapa pilihan.

Namun untuk awal musim, komposisi yang paling masuk akal adalah:

Trent Alexander-Arnold — Ibrahima Konate — Dean Huijsen — Marc Cucurella.

Empat pemain tersebut mempunyai karakter berbeda.

Trent memberikan kreativitas.

Konate menghadirkan kekuatan dan pengalaman.

Huijsen menawarkan ketenangan serta kemampuan membangun serangan.

Cucurella memberikan energi dan agresivitas.

Kombinasi tersebut terlihat cukup seimbang.

Tetapi Mourinho Harus Fleksibel

Mourinho dikenal sebagai pelatih yang mampu mengubah pendekatan berdasarkan lawan.

Karena itu, susunan tersebut bukan berarti akan menjadi formula permanen.

Ketika menghadapi tim dengan serangan balik cepat, Mourinho mungkin lebih memilih Dumfries.

Jika membutuhkan pemain yang lebih ofensif, Trent menjadi pilihan ideal.

Begitu pula di sektor kiri.

Carreras dapat diberikan kesempatan ketika Mourinho ingin melakukan rotasi.

Kesimpulan

Real Madrid memasuki musim 2026/2027 dengan fondasi pertahanan yang berbeda dibandingkan dua musim sebelumnya. Enam pemain baru telah didatangkan, tetapi Jose Mourinho masih menghadapi sejumlah persoalan, terutama karena cedera beberapa pemain penting.

Untuk fase awal musim, komposisi paling ideal tampaknya mengarah kepada Trent Alexander-Arnold, Ibrahima Konate, Dean Huijsen, dan Marc Cucurella.

Trent memberikan kreativitas dan kemampuan distribusi dari kanan.

Konate menawarkan kekuatan fisik serta pengalaman.

Huijsen menjadi proyek jangka panjang yang mulai menunjukkan perkembangan positif.

Sementara itu, Cucurella dapat menjadi motor agresivitas di sisi kiri.

Di belakang mereka, Denzel Dumfries dan Alvaro Carreras bisa menjadi opsi rotasi yang sangat penting.

Sayangnya, cedera Raul Asencio, Eder Militao, dan Ferland Mendy membuat Mourinho tidak mempunyai keleluasaan penuh. Karena itu, menjaga kebugaran pemain menjadi salah satu kunci utama sepanjang fase awal kompetisi.

Jika para pemain mampu beradaptasi dengan cepat, Real Madrid memiliki peluang membangun lini belakang yang jauh lebih solid.

Namun, pekerjaan Mourinho tidak berhenti pada menentukan empat pemain utama.

Ia harus membangun koordinasi, meningkatkan disiplin, memastikan keseimbangan ketika bek sayap menyerang, dan membuat seluruh pemain memahami tanggung jawab masing-masing.

Trent, Konate, Huijsen, dan Cucurella bisa menjadi fondasi baru pertahanan Real Madrid. Jika Mourinho berhasil menyatukan mereka dengan baik, lini belakang Los Blancos berpotensi menjadi salah satu kekuatan terbesar mereka dalam perburuan trofi musim 2026/2027.